Selasa, 18 November 2008

SEMBUHKAN ENDOMETRIOSIS DENGAN TOMAT

Gambar
Jakarta Endrometriosis atau kista pada organ reproduksi perempuan merupakan problem kesehatan yang sering dialami. Kini ada cara alami untuk mengatasinya. Menurut penelitian, tomat dapat menyembuhkan Endometriosis.

Endometriosis adalah kista atau jaringan yang harusnya di dalam rahim namun tumbuh di tempat lain seperti saluran telur dan ovarium. Tumbuhnya kista tersebut membuat terganggunya siklus haid, tingkat kesuburan juga rasa sakit yang teramat sangat.

Telah banyak obat yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi penyakit tersebut. Namun sayang bagi perempuan efeknya tak begitu baik. Biasanya obat-obatan tersebut dapat membuat kesuburan semakin berkurang sehingga biasanya mereka sulit mendapatkan keturunan.

Namun kini ada cara yang lebih alami untuk mengatasi peyakit tersebut. Yaitu dengan mengkonsumsi tomat. Para peneliti asal Amerika Serikat menemukan, tomat mengandung zat yang bernama Lycopene.

Lycopene adalah zat yang membuat warna merah pada tomat dan semangka. Zat tersebut bisa mengurangi aktifitas sel kista tersebut hingga 90 persen. Wow. Tak hanya itu, seperti dikutip detikhot dari Dailymail, Jumat (14/11/2008), zat itu juga bisa mengurangi bekas luka setelah operasi, mengurangi aktifitas tumor jinak di dalam tubuh juga mengurangi keriput kulit.

Tapi yang perlu diingat, terlalu banyak zat Lycopene juga tak selamanya baik. Zat Lycopene dapat membuat perubahan warna kulit menjadi lebih gelap. Menurut para ahli, satu buah tomat sehari, sudah cukup bagi kesehatan. Yuk mulai konsumsi tomat.
(kee/eny)

KORBAN GEMPA DAN LONGSOR MENDAPAT BANTUAN DARI PEMERINTAH

Selasa, 18/11/2008 20:06 WIB
Korban Gempa dan Longsor akan Dibantu Rp 15 Juta per Rumah
Gede Suardana - detikNews
Nusa Dua - Pemerintah berjanji memberikan bantuan kepada korban bencana gempa di Gorontalo dan longsor di Cianjur, Jawa Barat. Setiap rumah yang rusak akan dibantu Rp 15 juta dan korban meninggal akan dibantu Rp 2 juta.

"Bantuan sebesar Rp 10-15 juta untuk setiap rumah yang rusak dan Rp 2 juta untuk korban yang meninggal dunia. Bantuan itu untuk bencana longsor Cianjur dan gempa Gorontalo," kata Menteri Sosial Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah di sela-sela pertemuan Menteri Sosial Asia Timur di hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (18/11/2008).

Bachtiar juga meminta kepada kepala daerah di Gorontalo segera untuk memberi bantuan beras kepada korban gempa. Mereka tidak perlu meminta persetujuan terlebih dahulu kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, bupati berhak mengeluarkan bantuan beras sebanyak 50-100 ton dan gubernur sebanyak 100-200 ton kepada korban bencana gempa tanpa persetujuan menteri. "Saya tidak mau mendengar ada korban bencana yang tidak bisa makan. Kalau tidak bisa bagi beras, keterlaluan bupati dan gubernur," katanya.

Ia menjelaskan, dalam penanganan korban bencana pemerintah memiliki sistem logistik yang baik. Setiap provinsi telah memiliki gudang logistik serta peralatan penanganan bencana. Tersedia juga dapur masak keliling yang memiliki kemampuan sekali masak untuk 1000-2000 orang. Selain itu juga terdapat 3000 ribu Tagana (taruna siaga bencana) di setiap provinsi yang siap bekerja sama dengan TNI/Polri untuk membantu korban bencana.(gds/